Rohis Angkatan 2012-2013

Rohis Angkatan 2012-2013
Gunung Bunder

Rabu, 09 November 2016

Just Say

           Perasaku kacau, entah apa yang merasuki pagi ini. Pagi sendu memaksa langkahku tergelincir, macam biasa namun pagi ini tidak biasa. Bayangan sendu mengiringi tiap tetes air yang jatuh. Mungkin hanya perasaanku saja. Rindu rasanya, tapi pada siapa? Ingin menangis perasa, tapi karena apa? Macam demensia saja, kebingungan. Jauhnya angan, apa mungkin diraih. Seseorang meminta diri untuk tinggal, dan seorang lagi memintaku untuk datang. Andai seperti delirium, stressor yang ada berupa lesi. Mungkin penuhlah tubuhku dengan lesi. Seperti apa kini wajahku, sampai malu untuk berkaca. Syukurku tak padam, hanya tak ingin ku hadapi kabut. Akan terulang, akan terjadi dan harus kulewati. Apa kan sanggup? Bagaimana jika air hangat itu yang akan kudapati, takut rasanya. Bingung apa yang kuambil, datang atau tinggal. Hanya itu saja, apa alasan kuat yang kupunya. Mengapa hanya nampak aku yang setakut ini? Kau mungkin tau jawaban atas kebutuhanku, apa ini memang kebutuhanku? Puing puing yang terbangun, sudah jadi debu, apa bisa debu itu jadi asaku? Tak ingin rasanya yang tercinta tersengguk pilu. Jalan mana yang harus dipilih saat jalan lainnya terbentang? Asal saja pikirku terlalu jauh. Tapi apa mungkin nantinya akan ada jalan dan debu yang kugenggam kan jadi bongkahan? Tegapkan bahuku sekiranya langkahku terasa sulit. Tariklah sekiranya diri lunglai. Sebab hanya Kau yang kurasa dekat. Sebab hanya Kau kurasa patut kumintai pertolongan.