Rohis Angkatan 2012-2013

Rohis Angkatan 2012-2013
Gunung Bunder

Minggu, 17 Februari 2013

Puisi Bapak B.J.Habibie untuk almarhumah Ibu Ainun Habibie

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya
Dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang
Sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak ditempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang
Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini
Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini,
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada
Selamat jalan sayang,
Cahaya mataku, Penyejuk jiwaku,
Selamat jalan,
Calon bidadari surgaku

Minggu, 10 Februari 2013

Spirit Muslimah Sejati ^^



Allah SWT. Menciptakan kaum hawa sebagai makhluk yang indah. Bukan keindahan yang terlihat dari luar saja, namun keindahan dalam diri seorang muslimah. Ini disebut juga dengan istilah inner beauty, yaitu kecantikan lahir dan batin yang seimbang. Muslimah yang demikian, menjadi idaman, karena mampu memancarkan cahaya, bersinar, memesona dan menyilaukan dunia. Maka tidak salah bila muslimah itu disebut sebagai perhiasan dunia paling indah. Namun, harus diwaspadai pesona jilbab yang berkibar bersama akhlak mulia, bisa luntur hanya karna tingkah laku yang kurang pas dengan gelar yang disandangnya. Ukhti semua pasti tidak ingin dianggap sebagai muslimah yang tidak baik. Lalu bagaimanakah cara untuk menjadi muslimah sejati sekaligus ideal? Yang pertama adalah pendirian teguh. Salah satu kelemahan makhluk yang bernama manusia adalah sikap yang tidak konsisten. Muslimah ideal itu berani menyatakan bahwa hanya Allah satu-satunya Rabb yang dipercaya dan disembahnya. Seorang muslimah harus santun dalam bersikap. Muslimah yang santun dapat menghiasi dirinya dengan akhlak karimah.
Seorang muslimah pun harus cerdas. Cerdas dalam arti mampu memadukan antara kecerdasan otak, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual. Selain harus cerdas, muslimah pun harus aktif dan kreatif. Terlebih lagi para muslimah yang hidup di era modernisasi sekarang ini. Selanjutnya memiliki kepribadian matang, yang mampu mengekspresikan emosi dan dapat mengelola hubungan baik dengan orang sekitarnya. Kepiawaan dalam mengatur pola hidup pun menjadi tolak ukur bagi muslimah. Dan sebagai muslimah yang sudah menikah perlu sekali sikap handal dalam mengatur rumah tangga. Muslimah yang ideal pandai membaca peluang dengan baik, dan memiliki pengalaman, kecakapan, serta wawasan ilmu yang cukup. Muslimah pun harus disiplin dalam hal yang berkaitan dengan agama maupun kehidupan sosial. Yang terakhir, menjadi muslimah tangguh dan berdaya juang tinggi. Namun waspadai pula ranjau-ranjau kehidupan yang dapat menjerumuskan kita kedalam lembah dosa. Ranjau-ranjau tersebut adalah masa muda, kesehatan, kekayaan, waktu luang, kehidupan (umur), lemahnya motivasi, hilangnya rasa percaya diri, dan mudah putus asa.

Rabu, 06 Februari 2013

Mawarku ^^

Pemberian sang terkasih
Pemberian istimewa
Pemberian yang abadi

Kupunya hanya satu
Satu untuk utuh
Satu selamanya

Andai datang mawar lain
Warna yang berbeda
Terlihat indah!

Aku takkan memilih
Aku takkan menerima
Karna aku t'lah memiliki

Meski langit kadang mendung
Meski awan menangis sendu
Aku kan tetap menjaganya

Mawar merahku,
Kan ku jaga warnanya
Agar kau tetap merekah